Adin Herman, Pemilik Berbagai Benda Unik di Lampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Didunia ini biasanya hanya sedikit orang yang kerap ditemui ataupun mengalami hal-hal aneh, tidak masuk diakal, ataupun tidak mungkin dalam standar kewajaran logika bagi kebanyakan orang, utamanya berkenaan dengan disiplin supranatural.

Sebagai contoh misalnya, kepada orang-orang yang memiliki kelebihan melihat hal-hal yang ghaib (Indigo), sampai orang-orang yang ditakdirkan untuk memiliki suatu benda tertentu dengan segala keunikan dan kelebihan-kelebihannya.

Dalam hal tersebut, di Kota Bandar Lampung, ada seseorang yang mengkoleksi banyak sekali ragam benda-benda aneh,unik, namun nyata. Adin Herman namanya, seorang penjual batu akik dan permata di Jalan Bengkulu, kawasan Pasar Tengah Bandar Lampung yang ditemui LampungWawai.com menceritakan, bahwa selama hidupnya, ia kerap mendapati berbagai jenis barang-barang unik bertuah yang didapatkannya tanpa unsur kesengajaan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini, walaupun saya dasarnya memang menyukai hal-hal unik, namun tanpa sengaja, ketika sedang bepergian kesuatu tempat, pasti ada saja benda yang didapat. Baik melalui firasat maupun diberi secara tiba-tiba oleh seseorang yang tidak dikenal. Umumnya  sih kebanyakan berupa batu-batuan yang memiliki keunikan tersendiri, baik melalui coraknya, bentuknya, ataupun khasiatnya. Merupakan hal yang aneh juga berhubung saya sendiri seorang penjual batu,”ujarnya.

Dari sekian banyak koleksi benda-benda uniknya (sebagian merupakan jenis mustika) tersebut, beberapa diantaranya ia tunjukan sambil menceritakan awal mula dirinya mendapatkan beberapa koleksinya itu.

salah satunya ialah berupa batu akik badar Kristal bermotifkan Kantung Semar yang ia dapatkan sekitar tahun 2013 yang lalu. Umumnya, motif yang ada pada sebuah batu akik baru akan timbul ketika batu itu sudah melalui proses penggosokan/pembentukan.

BACA:   Lukisan Istimewa Helmy Azeharie Dipamerkan di Taman Budaya Lampung
beberapa benda/batuan unik milik Adin Herman.

“Akik ini dinamakan seperti itu karena memiliki motif seperti Tokoh Pewayangan Semar tanpa ada proses penggosokan apapun alias alami saya temui begitu adanya,”tuturnya.

Selain akik Kantung Semar, Pria yang tinggal di kawasan Tanjung Karang Pusat tersebut juga menunjukan beberapa benda-benda unik lainnya seperti Batu Koclak, Batu Kulit Harimau, akik Pocong Hitam, batu Meteor berlafadzkan Allah, dan batu Petir Putih.

Batu/Mustika Kulit Harimau contoh lainnya, memiliki bentuk lonjong yang dijadikan sebagai bandul kalung tersebut, dilihat secara sekilas hanyalah seperti batu akik biasa yang tidak memiliki keistimewaan sama sekali.

Namun ketika disorot melalui lampu senter, barulah jelas mengapa benda tersebut dinamakan Mustika Kulit Harimau. Memiliki fisik batu yang tembus pandang (Kristal) ketika disenter, dengan menunjukan motif guratan kekuning-kuningan sangat persis seperti kulit Harimau.

“Batu Kulit Harimau ini dulu saya dapatkan di Jawa Barat, Soreang pada tahun 2000. Ada seorang bapak tidak dikenal  yang mengaku keturunan Prabu Siliwangi tiba-tiba mewariskan batu ini sama saya. Setelah dilihat memang motifnya sangat mirip dengan kulit macan, sangat berwibawa. Mungkin juga ini termasuk fosil Kulit Harimau,”ujar Adin.

Bergeser kepada benda-benda unik lainnya, yaitu Batu Koclak, Batu Meteor Lafadz Allah, dan Batu Petir Putih Benda-benda tersebut pun ia dapatkan dalam kondisi tidak sengaja. “Untuk Batu Koclak sendiri, itu dulu saya dapatkan di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah. Secara tidak sengaja ada orang yang menunjukan kepada saya untuk mengambil batu ini disana. Keunikannya ia memiliki isi batu didalam batu padahal tidak ada lubang sama sekali, dan batu ini memiliki wangi yang sangat harum sekali,”ujarnya.

BACA:   Ratusan Warga Shalat Ied di Ponpes Alfatah Muhajirun Natar

Lalu untuk Batu Meteor ( Mustika Satam) berlafadz Allah, yang secara tidak sengaja ia dapatkan ketika sedang membeli batu permata dikawasan Jakarta. Adin baru sadar ketika memperhatikan batu tersebut ternyata memiliki keunikan dengan tulisan kaligrafi berlafadz Allah.

Sedangkan Batu Petir yang ia miliki tersebut, didapatkannya disaat dirinya sedang berada di lapak dagangannya di Pasar Tengah, tiba-tiba ada seseorang yang menitipkannya begitu saja. “Batu Petir Putih ini asal muasalnya ada orang yang kasihkan kepada saya begitu saja dan sampai sekarang orang itu gak pernah kesini (lapak) lagi. Biasanya Batu Petir itu berwarna hitam atau coklat, tapai yang ini uniknya berwarna putih dan mengkristal,”ujarnya.

Yang terakhir ialah, Batu Akik bermotif Pocong Hitam. Sama halnya dengan Batu Petir Putih sebelumnya, Batu Pocong Hitam tersebut didapatkannya dari hasil pemberian orang misterius yang datang ke lapak dagangannya.

“Seperti namanya, Batu Pocong Hitam ini memiliki motif berwujud pocong utuh yang menghadap kesamping. Secara pribadi saya juga memiliki pengalaman mistis terhadap batu ini, yaitu mengalami mimpi didatangi pocong ketika memakai cincin tersebut disaat tidur,”ujarnya.

Namun dibalik keunikan ataupun kentalnya unsure mistis yang ada pada masing-masing benda-benda uniknya tersebut, Adin mengatakan tidak pernah menuhankan semua koleksinya tersebut, melainkan hanya mengkoleksi berdasarkan hobi dan keunikannya saja.

BACA:   Meriahkan Penutupan Asian Games 2018, Super Junior Sudah Tiba di Indonesia

“Ini semua hanyalah benda mati yang patut untuk dikoleksi semata, saya menyukainya hanya karena keunikannya saja, tidak menuhankan karena cenderung bisa mengarah kepada kesyirikan,”ujarnya.

Ditanya mengenai koleksi-koleksinya tersebut apakah memang untuk disimpan sebagai koleksi sendiri atau dimaharkan, Adin mengatakan, bahwa semua benda tersebut hanyalah titipan yang tidak dipungkiri dapat dipindah tangan jika memang ada yang berjodoh dengan orang lain.

“Kalau memang jodoh, bukan tidak mungkin bisa saya maharkan kepada yang berminat. Untuk maharnya sendiri berkisar antara jutaan sampai puluhan juta rupiah tergantung dari sisi kelangkaan dan keunikan bendanya sendiri. Saya tidak menjual benda-benda ini, namun jika ada yang berminat ya dananya nanti untuk kepentingan orang yang membutuhkan atau disumbangkan lagi,”ujarnya.

Adin yang kesehariannya berjualan batu akik dan permata tersebut, memang senang sharing mengenai dunia perbatuan ataupun hal-hal yang berbau unik. Hal tersebut terlihat dari selalu ramainya lapak beliau dari konsumen atau langganannya yang kerap bersantai di lapaknya tersebut.

“Disini ya biasa lah banyak langganan saya yang suka ngobrol-ngobrol sesama pecinta batu permata ataupun benda unik. Kalau mau ikut gabung ngobrol ya bisa langsung datang saja kelapak saya atau via telp 085384633333. Memang membicarakan hal-hal yang unik itu tidak akan ada habisnya, selain bisa bersilaturahim, juga menambah koneksi,”tuturnya.

 

 

 

Komentar