DPO “Alay Tripanca” Kasus Korupsi Rp 108 milyar Akhirnya Masuk Bui

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Sugiarto Wiharjo alias Alay Tripanca DPO Kasus Korupsi APBD Lampung Timur sebesar Rp 108 milyar tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung yang kemudian dibawa menuju Lapas Rajabasa Bandarlampung, Jumat (08/02/119).

Dalam konferensi pers di Kejati Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Susilo Yustinus mengatakan, Sugiarto Wiharjo alias Alay telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 510 K/PID.SUS/2014 Tanggal 21 Mei tahun 2014.

“Sugiarto Wiharto alias Alay sudah kurang lebih 5 tahun telah kita cari, sehingga akhirnya hasil dari kerja keras rekan-rekan petugas Kejaksaan, baik Kejaksaan Tinggi Lampung bersama Kejaksaan Agung RI yang difasilitasi oleh KPK, berhasil mengamankan yang bersangkutan,”ujar Susilo.

Dari Kejati Lampung, Sugiarto Wiharjo alias Alay dibawa menuju Lapas Rajabasa Bandarlampung.

Secara kronologisnya, lanjut Susilo, bahwa tim petugas sebelumnya sudah mengendus keberadaan yang bersangkutan, melakukan perjalanan dari Jawa Timur menuju Bali. Pada tanggal 6 Februari 2019, Sugiarto Wiharjo yang terlihat sedang bersama keluarganya, akhirnya ditangkap disalah satu hotel di Tanjung Benoa, Bali.

Ketika sudah diamankan, Alay kemudian dibawa menuju Kejati Bali untuk dititipkan sementara di Rutan Kejati Bali.

BACA:   KLUB SUMUR Gelar Record Store Day Lampung 2019

“Kemudian Kejati Lampung bersama tim melakukan penjemputan kepada yang bersangkutan dan dibawa dahulu menuju Kejaksaan Agung Jakarta, setelahnya langsung kita terbangkan menuju Lampung untuk kita jebloskan ke Lapas Rajabasa Bandarlampung dan menjalankan masa tahanan selama 18 tahun,”ujarnya

Komentar