Dua Hari Sebelum Penangkapan Terduga Teroris, Feri Mendengar Suara “Gedebuk” di Atap Rumahnya

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Pemilik rumah, Lubis (60), Pensiunan BUMN dan isterinya Arlimah, Warga Jalan Sam Ratulangi, Gang Bukit/Sadar, LK II/RT 01, Penengahan, Bandar Lampung, mengaku kaget mendengar kediaman (loteng rumah)nya menjadi tempat menyimpan bom oleh tetangganya terduga teroris berinisial R (22), Minggu (10/03/19).

Pada saat kejadian penangkapan terduga teroris tersebut, Lubis dan Arlimah sedang berada di Baradatu, Way Kanan, menghadiri acara keluarga. “Barusan tadi sampai dirumah karena sangat kaget ada bom dirumah kita, makanya kita langsung pulang ngecek rumah sama anak-anak. Yang ada dirumah saat kejadian ini ada mantu saya Ngadiman (35), Anak saya Apriliani (23), sama Feri (18) yang bungsu”ujar Lubis dan Arlimah.

Sebelum kejadian, Arlimah mengatakan sudah mendapat firasat berupa kedutan dibadannya. informasi bahwa dirumahnya menjadi tempat menyimpan bom, disampaikan oleh anaknya Apriliani alias Lia pada Sabtu sore (09/03/19).

“Jumat pagi itu mata saya kok kedut-kedut, perasaan saya memang sudah gelisah pengen pulang aja kekarang (Bandarlampung). Nah besoknya hari sabtu sore, anak saya Lia ngabarin katanya rumah kita didatangi polisi, ada bom di loteng rumah kita. Langsung merinding, kaget, lemes semua badan saya. Dari kemaren denger berita itu sampai sekarang ini saya belum tidur gara-gara ini,”papar Arlimah.

BACA:   Rata-Rata Pemain Baru, Polres Pesawaran Gulung 8 Pengedar Sabu Selama Agustus 2018

selain firasat yang didapat Arlimah, ternyata Feri (18),anak bungsunya pun sempat mendengar seperti ada barang jatuh di loteng rumahnya. “Feri tadi juga cerita pas malem Jumat kemaren sekitar jam 2 pagi dia lagi asyik nonton TV, tiba-tiba dirinya mendengar seperti ada barang yang jatuh di loteng kita, “Gedebuk” gitu katanya. tapi dia kiranya kucing atau apalah,”tutur Arlimah.

Lubis, Arlimah, menantu beserta anak-anaknya tersebut mengaku bersyukur bahwa kejadian ini cepat terbongkar sehingga tidak menimbulkan kejadian yang enggak-enggak. “Kita semua bersyukur banget kejadian ini cepat diatasi. Gak apa-apa atap rumah kita dibongkar yang penting keluarga kita semuanya selamat. coba kalau bom itu tiba-tiba meledak dirumah, abis hancur semua kita,”ujar Lubis.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror, telah menangkap terduga teroris berinisial R di Jalan Sam Ratulangi, Gang Bukit/Sadar, Penengahan, Kedaton, Bandar Lampung pada Sabtu (09/03/19) bersama barang bukti yang diduga sebagai material bom rakitan yang ditemukan di atap rumah tetangganya.

Informasi penangkapan itu diketahui dari kedua orang tua terduga teroris yang melaporkan anaknya setelah lama menghilang karena diduga mengikuti jaringan radikal di daerah Serang, Banten. Diduga inisial R akan merencanakan menggunakan bom tersebut dengan target Markas Polda Lampung dan Jakarta.

BACA:   Sudah Mulai Dipesan, Harga Kambing Kurban Rp 2 Juta Hingga Rp 3,5 Juta

 

Komentar