Ingin Beli Rokok dan Foya-foya, Remaja 16 Tahun Gondol Home Theater di Cafe

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Tekab 308 Polresta Bandar Lampung menangkap remaja berinisial RZ (16), warga Jalan Soekarno Hatta, Way Gubak, Sukabumi, Bandar Lampung pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan, spesialis bongkar Cafe/Toko yang sudah beroperasi dibeberapa tempat.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rosef Efendi yang didampingi oleh Kasubbag Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Titin Maezunah saat Ekspose mengatakan, sebelum menjalankan operasinya tersebut, tersangka RZ sudah merencanakan aksinya itu dengan memantau lingkungan atau lokasi target.

“Salah satu aksi tersangka tersebut dilakukan pada tanggal 28 Januari 2019 dengan target sebuah cafe milik korban bernama Hartati yang berada di kawasan Jalan Ir. Sutami Bandar Lampung. Tersangka masuk ke cafe pada sore hari sekira pukul 15.00 WIB disaat tempat itu tidak sedang beroperasi,”ujarnya, Senin (04/03/19).

Setelah berhasil masuk kedalam cafe dengan cara merusak kunci gembok pintu, lanjut Kompol Rosef Efendi, kemudian tersangka mengambil 1 set home theater dan membawanya kabur untuk dijual kepada penadah.

(Dok. Yusuf Andoko)

Menurut pengakuan tersangka, motivasi dirinya melakukan tindakan tersebut, tidak lain hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan cara berfoya-foya semata. “Setelah berhasil ambil barangnya, saya bawa kepada inisial HP, untuk dijual seharga Rp 550 ribu. Uangnya buat beli rokok aja sama kebutuhan sehari-hari,”tutur RZ.

BACA:   Zainudin Ditahan KPK, Nanang Kantongi SK Plt Bupati Lampung Selatan

Berdasarkan laporan dari pihak korban, petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka dirumahnya, serta dari pengembangan penyelidikan, pihaknya juga berhasil mengamankan pelaku penadah berinisial HP (44), Warga Panjang Utara, Bandar Lampung berikut barang buktinya berupa 1 unit home theater.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, masing-masing tersangka dan penadah dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun, dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

 

Komentar