Jatuh Cinta pada Progressive Rock, Rektor Itera Ofyar Z Tamin Punya Ratusan Koleksi Piringan Hitam

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Di balik kesibukannya sebagai rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof Dr Ofyar Z Tamin ternyata memiliki ketertarikan yang besar pada musik.

Tidak tanggung-tanggung, Ofyar menyukai musik rock, tepatnya progressive rock. Pria kelahiran Medan, 23 Agustus 1958 ini mengaku sudah menyukai musik beraliran cadas sejak duduk di bangku SMA.

Ia memiliki banyak koleksi piringan hitam (vinyl) progressive rock. Sebut saja, Genesis, Emerson Lake & Palmer, King Crimson, Pink Floyd, YES, dan banyak lagi. Bahkan, ia memiliki perangkat turntable untuk memutar musik favoritnya.

Sampai saat ini, koleksi piringan hitamnya sudah mencapai ratusan keping. Koleksi itu disimpan di kediamannya di Bandung.

“Saya suka aliran progrock itu sejak sekolah dulu. Sampai sekarang hobi itu terus berlangsung. Kadang pada waktu-waktu senggang seperti Sabtu atau Minggu, saya setel musik dan menikmatinya. Bahkan saking cintanya dengan progrock, saya sering nonton konsernya langsung sewaktu menempuh studi di Inggris dulu. Gak cuma konser. Kalau ada artis besar konser, saya nonton juga,” ujar kakek dua cucu tersebut.

BACA:   Tips Memilih Furnitur untuk Interior Rumah Minimalis Modern

Menurut Ofyar, musik progrock memiliki roh yang unik. Sebab, memiliki desain musikalitas tinggi yang tidak terdapat pada genre musik lain.

“Progrock itu musik yang sangat rumit harmonisasinya, yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Contohnya seperti salah satu koleksi vinyl saya dari Genesis Band di album Selling England By The Pound. Juga albumnya Foxtrot itu bisa dibilang sebagai salah satu album progrock terbaik sepanjang masa, dan menjadi album favorit saya pula,” tutur guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Tidak hanya hobi menikmati musik progrock. Kecintaannya di dunia musik juga dilampiaskan dengan membentuk band.

Namanya Band Itera. Sesuai namanya, Band Itera digawangi para mahasiswa di Itera. Salah satunya adalah Ofyar sendiri.

Ofyar (kanan) tampil dalam sebuah acara.

“Dari masa SMA pun saya sudah punya grup band. Sampai sekarang saya masih suka main musik dengan membentuk sekaligus membina Band Itera. Saya di band ini pegang keyboard,” tutur Ofyar.

Biasanya, doktor bidang Transport Planning and Modelling (1985-1988), Imperial  College-University College London, University Of London ini rutin bermusik dengan bandnya pukul 17.00-21.00 WIB di kampus.

BACA:   Nonton Film Goosebumps 2: Haunted Halloween, 4 Hal Seru yang Jangan Terlewatkan

“Band Itera ini juga biasa manggung di pesta-pesta wedding atau kondangan. Kalau misalnya ada temen-temen dosen yang menikah, kita manggung di situ. Tapi tujuannya bukan untuk profit, cari uang. Melainkan sebagai hiburan dan melampiaskan hobi saya dalam bermusik,” imbuh Ofyar. (*)

Komentar

leave a reply