Mahasiswa Itera Akhiri Hidupnya Melompat Dari Atap Gedung Transmart Lampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM – Tyas Sancana Ramadan (21) Mahasiswa Teknik Geofisika Institut Teknologi Sumatra (Itera) diketahui telah melakukan perbuatan bunuh diri dengan meloncat dari atas gedung Transmart Carrefour Bandarlampung sore tadi sekitar pukul 16.00WIB, Jumat (22/02/19). Warga Jalan Raden Saleh, Way Hui, Jati Agung, lampung selatan itu dinyatakan meninggal setelah melompat dari gedung yang berketinggian 40 meter tersebut.

Berdasarkan kesaksian salah seorang yang kebetulan berada disekitar Jalan Arif Rahmat Hakim disaat kejadian, Dodi mengatakan, dirinya melihat keramaian disekitar parkiran Transmart sambil berteriak-teriak kepada seseorang yang berada di atap gedung yang disinyalir akan melompat kebawah (bunuh diri).

“Saya ikut kesitu (parkiran) ngeliat diatas ada orang dipinggiran atap gedung kayak mau lompat. Gak lama dari itu, kejadiannya cepet aja tiba-tiba dia (Tyas Sancana) langsung terjun kebawah menghujam aspal  posisinya tengkurep. Yang dibawah semua kaget teriak-teriak, saya juga kaget, yang bersangkutan udah dibawah gak bergerak lagi. Ngeri ngeliatnya juga,”ujar Dodi.

Pasca kejadian, korban sempat ditutupi dengan kardus menunggu hasil rekonstruksi dari kepolisian dan kemudian dibawa kerumah sakit untuk keperuan visum.

BACA:   Fly Over Ambruk, 35 Orang Tewas

 

Sempat tersebar berita Hoax Korban masih hidup

Foto Hoax yang beredar di medsos mengenai almarhum Tyas Sancana masih hidup dalam perawatan

Pasca kejadian bunuh diri atas nama Tyas Sancana Ramadan (21), sempat tersebar berita hoax di jejaring social Whatsapp bahwa yang bersangkutan masih hidup dan menjalani perawatan di rumah sakit. Foto yang tersebar tersebut terlihat seorang laki-laki yang sedang terbaring dengan luka lebam disekujur wajah dan perban pada kepalanya.

Faktanya, Jenazah Tyas Sancana Ramadan (21), warga Jalan Raden Saleh, Way Hui, Jati Agung, Lampung Selatan tersebut tiba di RSUDAM Lampung sekitar pukul 17.50WIB dan langsung disemayamkan di kamar mayat RSUDAM untuk di visum dan kemudian di bawa menuju rumah duka.

 

Komentar