Prakiraan Puncak Musim Penghujan di Lampung Akan Berbeda

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGWAWAI.COM –  Monsun Asia yang masih mendominasi pergerakan arus udara di wilayah provinsi Lampung dan sekitarnya, serta adanya sirkulasi Eddy diwilayah Aceh yang membentuk belokan angin terutama di wilayah Lampung bagian utara dan juga arus konvergensi di wilayah selatan Lampung, akan mengakibatkan potensi cuaca hujan lebat yang berbeda-beda disetiap daerah di Lampung.

 

Kepala seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto menjelaskan, di Provinsi Lampung khususnya yang saat ini sedang memasuki musim penghujan, berhubung memiliki wilayah yang luas dan kondisi Topologi wilayahnya yang berbeda-beda, sehingga prakiraan puncak musim penghujannya pun akan berbeda.

 

“Dari prakiraan kami bahwa puncak musim penghujan diwilayah Lampung bagian barat akan terjadi pada bulan Januari, lalu pada bulan Februari puncak musim penghujannya akan terjadi di Lampung bagian Selatan termasuk Kota Bandarlampung, Pesawaran serta Pringsewu. Sedangkan untuk wilayah Lampung bagian Utara seperti Mesuji, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang itu puncaknya akan terjadi pada Bulan Maret 2019,”jelasnya, Kamis (10/01/2019).

BACA:   Gelar Le Tour de Efiling 2019, KPP Tanjung Karang Bersepeda Keliling Kota

 

Maksud dari puncak musim penghujan tersebut, lanjut Rudi, setelah melewati bulan-bulan yang sudah diprakirakan itu maka intensitas curah hujan yang akan terjadi disetiap daerah atau wilayah tersebut akan mulai menurun. “Jadi kriteria disebut sebagai puncak musim penghujan ini, jumlah curah hujan yang turun kedaratan dalam bulan tersebut diprakirakan tinggi,”ujar Rudi.

 

Melihat prakiraan dinamika atmosfer, Provinsi Lampung sendiri berpotensi akan banyak mengalami curah hujan berstatus ekstrim di spot-spot tertentu secara sesaat pada puncak musim penghujannya pada bulan-bulan tersebut.

 

Sirkulasi Madden Julian Oscillation (MJO) saat ini berada di kuadran 8 sehingga tidak mempengaruhi proses pembentukan awan-awan hujan di wilayah Lampung. Kelembaban udara terpantau dalam kondisi yang signifikan (basah) mulai dari lapisan 700mb hingga ke lapisan 200mb. Hal-hal ini akan berdampak terhadap peningkatan curah hujan diwilayah Lampung hingga 3 hari kedepan.

 

Berikut adalah prospek cuaca wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat selama Tiga hari kedepan terhitung tanggal 10 sampai 13 Januari 2019.

BACA:   Si Jago Merah Lalap Satu Hektare Lahan Warga di Kedamaian

Tanggal 10 Januari 2019: Lampung Tengah, Lampung Selatan, Bandarlampung, Lampung Timur, Metro, Mesuji, Way Kanan, Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat pada siang, sore dan malam hari.

Tanggal 11 Januari 2019: Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Lampung Utara, Bandarlampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, dan Way Kanan pada sore hari serta di wilayah Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, dan Lampung Tengah pada malam hari.

Tanggal 12 Januari 2019: Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Utara, Tanggamus, dan Lampung Barat pada malam hari. Dan tanggal 13 Januari 2019: Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat pada sore dan malam hari.

 

 

Komentar